Kamis, 09 Agustus 2012

Gunung Api Purba Nglanggeran

Sedikit berbagi gambar perjalanan ke Gunung Api Nglanggeran yang terletak di wilayah Pathuk Gunungkidul DIY. Sebenarnya acar ini sudah berlangsung cukup lama yaitu bulan Februari 2011. Perjalanan kali ini bersama kawan kawan alumni Palafne dalam rangka menghadiri HUT Palafne ke-23 Saya bersama istri . berangkat dari rumah dijemput oleh Mahdi dengan Ford Rangernya sekitar jam 17.00 langsung meluncur ke lokasi dengan perjalanan tidak sampai 1 jam. Sampai lokasi setelah beristirahat sejenak di pendopo, kami langsung menuju camping ground yang berjarak kurang lebih 500 meter dari pendopo dengan medan yang lumayan terjal dan licin karena tanahnya basah. Medan ini cukup menyulitkan kami yang tidak mempersiapkan diri dengan sepatu / sandal treking dan tas yang memadai, alhasil kami harus berjalan dalam gelap, menanjak, terjal, licin dengan tangan menenteng berbagai bawaan mulai tenda, logistik, selimut sampai bantal. Sampai lokasi langsung mendirikan tenda dan membuat api unggun, selanjutnya acara mengalir sepertia biasa dan seperti yang sudah sudah.......

Kawasan Elite
Pagi hari menyempatkan menuju puncak gunung dengan lama perjalanan kurang lebih satu jam melewati jalur yang cukup untuk mengingatkan masa lalu  ...

Dilarang mendahului
Eskalator flinstone


Separuh Jalan

 Mengenai Gunung Api Purba Nglanggeran sendiri berikut saya kutip dari www.gunungapipurba.com  Gunung Nglanggeran terletak di desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk kabupaten Gunungkidul. Berada dikawasan Baturagung di bagian utara Kabupaten Gunungkidul dengan ketinggian antara 200-700 mdpl dengan suhu udara rata-rata 23˚ C – 27˚ C, jarak tempuh 20 km dari kota Wonosari dan 25 km dari kota Yogyakarta. Ada 2 jalur jalan untuk menuju Objek Wisata ini melalui jalan aspal yang mulus, jika dari arah Wonosari kita melewati Bunderan Sambipitu, ambil kanan arah ke dusun Bobung/kerajinan Topeng, kemudian menuju Desa Nglanggeran ( Pendopo Joglo Kalisong/Gunung Nglanggeran ). Jika dari arah Jogjakarta : Bukit Bintang Patuk, Radio GCD FM belok kiri kira-kira 7 KM ( arah desa Ngoro-oro lokasi stasiun-stasiun Transmisi ), menuju desa Nglanggeran (Pendopo Joglo Kalisong/Gunung Nglanggeran ).


Kawasan ini merupakan kawasan yang litologinya disusun oleh material vulkanik tua dan bentang alamnya memiliki keindahan dan secara geologi sangat unik dan bernilai ilmiah tinggi. Dari hasil penelitian dan referensi yang ada, dinyatakan Gunung Nglanggeran adalah Gunung Berapi Purba. Kita sudah sering mendengar dan melihat gambar tentang manusia Purba, nah seperti apakah Gunung Berapi Purba??? Lihat keindahan dan Panorama Alamnya di lokasi wisata ini. Bongkahan batu yang menjulang tinggi seperti gedung bertingkat dan mall yang dulunya merupakan gunung berapi aktif ( 60 juta thn yang lalu ) sekarang dapat kita duduki sambil menghirup udara segar sambil berfoto-foto.


Ada bangunan Joglo ( Pendopo Joglo Kalisong ) di pintu masuk dan bila kita melangkah kejalan setapak untuk mendaki gunung, maka ada 3 bangunan gardu pandang sederhana dari ketinggian yang rendah, sedang sampai puncak gunung. Permadani hijau yang terhampar kala memandang ke bawah, melihat ladang, kebun, dan bangunan tower dan berbagai stasiun televisi yang jumlahnya cukup banyak, manambah keindahan alam. Lokasi ini sangat cocok untuk panjat tebing, tracking, jelajah wisata out bond, makrab, dan bekemah.

Banyak wisatawan lokal, dan ada juga sesekali wisatawan asing mengunjungi Gunung Nglanggeran untuk menikmati keindahan pemandangan, mencoba menaklukkan batu-batu besar untuk didaki, dan banyak juga yang hanya sekedar melepas kepenatan dari aktifitas kerja keseharian dan kebisingan kota.

(posting tulisan mengisi waktu istirahat siang yang cuma 30 menit)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar