sudah lama ngga berbagi cerita dolan, mumpung lagi mood, ba
gi bagi cerita dolan terbaru ah........
perjalanan ini sebenarnya tanpa rencana, karena ide mo dolan (jalan jalan, bhs jawa. red) baru ada pada jumat Kamis malam 8 Juli 2010, dan belum ada tujuan pasti. Akhirmya tujuan ditentukan ke Malang Jawa Timur, hari Jumat siang calling istri dr kantor buat packing baju2 dan bekal.
Dan perjalananpun dimulai, Jam 20.15 9 Juli 2010 berangkat dari rumah dengan kuda besi menuju ke terminal Giwangan Yogyakarta, setelah menitipkan motor langsung ambil posisi di Bis AKAP tujuan surabaya, wah penumpangnya penuh maklum liburan, Jam 21.00 start menuju Surabaya dengan bis eksekutif (66 rb/orang dpt makan malam), jam 05.30 sampai di terminal Bungurasih. Tanpa menunggu lagi langsung cari angkutan menuju Sidoarjo untuk mengunjungi kawan lama "Heru Senat" (alumni Palafne), sampai dirumahnya sekitar pukul07.00 setelah mandi, sarapan dan melepas lelah sejenak perjalanan dilanjutkan. Dengan Angkot kembali ke Terminal Bungurasih (jauh dekat 3 rb).
Sampai terminal langsung menuju ke jalur pemberangkatan Bis ke Malang, yernyata penumpang yang akan ke malang berjubal jubal sedangkan bis tidak ada kata petugas sih bis dari malang terjebak macet dan sebagian lagi disewa untuk pariwisata sehingga yang beroperasi reguler berkurang....... dengan semangat 45 akhirnya bisa dapat bis, walau harus rebutan dengan penumpang lain. Jam 12.00 bis patas Surabaya Malang ( 15 rb/orang)berangkat dengan penumpah penuh ditambah 10 orang berdiri. Benar kata bapak Petugas DLLAJR tadi, jalur Sby Mlg Macet!!!! disamping karena lumpur lapindo di porong juga lalulintas memang sangat padat (lagi2 krn liburan) alhasil perjalanan yang harusnya cuma 1,5 jam akhirnya menjadi 3,5 jam.....
15.30 kami tiba di terminal Arjosari Malang lagnsung menuju ke salah satu warung untuk mengisi perut yang udah keroncongan krn belum makan siang, dalam sekejap nasi rawon perpindah tempat. Tanpa berlama lama langsung menuju ke angkutan yang membawa kami ke terminal Landung Sari ( Rp 3000,-), sesampainya di terminal langsung ganti angkutan menuju Batu malang (ongkos sama 3 rb)
Tiba di Batu su
dah jam 17.35 padahal belum dapat penginapan, akhirnya kita putuskan langsung menuju ke Batu Night Spectakulair (BNS) sebuah tempat wisata malam relatif baru di Kota Batu, baru nanti setelah puas jalan2 cari penginapan di daerah Songgoriti.
Dengan tiket 10 rb kami nikmati dinginnya malam di BNS, wah lumayan menarik lho tempat ini, begitu masuk kita langsung disuguhi lampu warna warni dan pemandangan kelap kelip lampu kota Malang. ada banyak arena permainan (wahana) antara lain sepeda terbang, Flying Swinger, Cinema 4D, Circuit Go Kart, Drag Race, Lampion Garden, Gallery Hantu, Berburu Hantu, Night Market, Layar Terpanjang, Air Mancur Menari, Rumah Kaca, Mouse Coaster, Flying Swinger, Disco Bumper Car dll. Setiap hari di BNS terdapat atraksi air mancur menari yang dapat disaksikan secara gratis di area food court BNS pada pukul 20.30 dan 22.30 wib setiap hari.




Puas menikmati BNS, makan malam di foo court sambil menikmati air mancur menari, laser, dan live musik. Sekitar jam 11 malam seorang teman yang domisili di Malang Vany beserta suami dan adiknya menyusul kami ke BNS tetapi berhubung sudah capek, kami memilih pijat refleksi yang tersedia di dekat pintu masuk, sambil menunggu Vany menikmati BNS. Jam 00.30 kami diatar vany mencari penginapan di Songgoriti untuk bermalam kemudian esok harinya melanjutkan jalan2 ke jatim park. Setelah muter2 sampai jam 02.00 gag ada kamar kosong, rencana kembali berupah, kamipun turun kembali ke Malang untuk menginap di rumah Vany.
Sampai rumah langsung tepar (gag pake mandi) pagi pagi terbangun ternyata gag ada orang, karena mereka udah berangkat ada acara kantor. Setelah mandi dan sarapan (untung udah disiapin) kamipun berjalan kaki ke jalan Besar untuk mencari angkot menuju terminal. Karena sampai terminal sudah jam 09.00 kami putuskan tidak jadi ke Jatim Park tp langsung kembali ke jogja. Akhirnya kami berangkat ke Surabaya, Ishoma sebentar di Terminal Sby langsung tancap ke Jogja, sampai jogja jam 21,00 trus pulang tidur paginya kembali ke rutinitas........

sory kalo redaksionalnya kacau, maklum bukan penulis he he he
perjalanan ini sebenarnya tanpa rencana, karena ide mo dolan (jalan jalan, bhs jawa. red) baru ada pada jumat Kamis malam 8 Juli 2010, dan belum ada tujuan pasti. Akhirmya tujuan ditentukan ke Malang Jawa Timur, hari Jumat siang calling istri dr kantor buat packing baju2 dan bekal.
Dan perjalananpun dimulai, Jam 20.15 9 Juli 2010 berangkat dari rumah dengan kuda besi menuju ke terminal Giwangan Yogyakarta, setelah menitipkan motor langsung ambil posisi di Bis AKAP tujuan surabaya, wah penumpangnya penuh maklum liburan, Jam 21.00 start menuju Surabaya dengan bis eksekutif (66 rb/orang dpt makan malam), jam 05.30 sampai di terminal Bungurasih. Tanpa menunggu lagi langsung cari angkutan menuju Sidoarjo untuk mengunjungi kawan lama "Heru Senat" (alumni Palafne), sampai dirumahnya sekitar pukul07.00 setelah mandi, sarapan dan melepas lelah sejenak perjalanan dilanjutkan. Dengan Angkot kembali ke Terminal Bungurasih (jauh dekat 3 rb).
Sampai terminal langsung menuju ke jalur pemberangkatan Bis ke Malang, yernyata penumpang yang akan ke malang berjubal jubal sedangkan bis tidak ada kata petugas sih bis dari malang terjebak macet dan sebagian lagi disewa untuk pariwisata sehingga yang beroperasi reguler berkurang....... dengan semangat 45 akhirnya bisa dapat bis, walau harus rebutan dengan penumpang lain. Jam 12.00 bis patas Surabaya Malang ( 15 rb/orang)berangkat dengan penumpah penuh ditambah 10 orang berdiri. Benar kata bapak Petugas DLLAJR tadi, jalur Sby Mlg Macet!!!! disamping karena lumpur lapindo di porong juga lalulintas memang sangat padat (lagi2 krn liburan) alhasil perjalanan yang harusnya cuma 1,5 jam akhirnya menjadi 3,5 jam.....
15.30 kami tiba di terminal Arjosari Malang lagnsung menuju ke salah satu warung untuk mengisi perut yang udah keroncongan krn belum makan siang, dalam sekejap nasi rawon perpindah tempat. Tanpa berlama lama langsung menuju ke angkutan yang membawa kami ke terminal Landung Sari ( Rp 3000,-), sesampainya di terminal langsung ganti angkutan menuju Batu malang (ongkos sama 3 rb)
Tiba di Batu su
Dengan tiket 10 rb kami nikmati dinginnya malam di BNS, wah lumayan menarik lho tempat ini, begitu masuk kita langsung disuguhi lampu warna warni dan pemandangan kelap kelip lampu kota Malang. ada banyak arena permainan (wahana) antara lain sepeda terbang, Flying Swinger, Cinema 4D, Circuit Go Kart, Drag Race, Lampion Garden, Gallery Hantu, Berburu Hantu, Night Market, Layar Terpanjang, Air Mancur Menari, Rumah Kaca, Mouse Coaster, Flying Swinger, Disco Bumper Car dll. Setiap hari di BNS terdapat atraksi air mancur menari yang dapat disaksikan secara gratis di area food court BNS pada pukul 20.30 dan 22.30 wib setiap hari.
Puas menikmati BNS, makan malam di foo court sambil menikmati air mancur menari, laser, dan live musik. Sekitar jam 11 malam seorang teman yang domisili di Malang Vany beserta suami dan adiknya menyusul kami ke BNS tetapi berhubung sudah capek, kami memilih pijat refleksi yang tersedia di dekat pintu masuk, sambil menunggu Vany menikmati BNS. Jam 00.30 kami diatar vany mencari penginapan di Songgoriti untuk bermalam kemudian esok harinya melanjutkan jalan2 ke jatim park. Setelah muter2 sampai jam 02.00 gag ada kamar kosong, rencana kembali berupah, kamipun turun kembali ke Malang untuk menginap di rumah Vany.
Sampai rumah langsung tepar (gag pake mandi) pagi pagi terbangun ternyata gag ada orang, karena mereka udah berangkat ada acara kantor. Setelah mandi dan sarapan (untung udah disiapin) kamipun berjalan kaki ke jalan Besar untuk mencari angkot menuju terminal. Karena sampai terminal sudah jam 09.00 kami putuskan tidak jadi ke Jatim Park tp langsung kembali ke jogja. Akhirnya kami berangkat ke Surabaya, Ishoma sebentar di Terminal Sby langsung tancap ke Jogja, sampai jogja jam 21,00 trus pulang tidur paginya kembali ke rutinitas........
sory kalo redaksionalnya kacau, maklum bukan penulis he he he

dari terminal batu ke BNSnya naik apa ?
BalasHapussory lama gag update, dr terminal batu jalan cuma dekat, ato naik ojek
BalasHapus